F&B, Bisnis Menguntungkan di Industri Berkembang

search result for f&b industry

F&B adalah singkatan dari Food and Beverage (Makanan dan Minuman). Sesuai namanya, F&B adalah industri yang semua jenis usahanya berfokus pada makanan dan minuman.

Industri ini terus mendapat perhatian dari orang-orang yang tertarik memulai bisnis makanan dan minuman, dan orang-orang yang ingin bekerja di bidang F&B.

Komponen inti dari industri ini sendiri adalah pengolahan makanan, minuman nonalkohol, dan minuman beralkohol.

Agar kamu dapat mengenal F&B dengan lebih detail, mari simak artikel di bawah ini!

Ragam tipe bisnis F&B

Industri Food and Beverage tidak terbatas hanya pada restoran, kafetaria, kafe, kedai makanan cepat saji, bisnis katering, dan toko makanan. Tapi juga termasuk operasi pembuatan makanan, layanan transportasi makanan, dan sebagainya.

Kebanyakan orang yang tertarik terjun ke industri F&B memilih untuk membuka restoran sendiri.

Namun di samping itu, kamu juga bisa fokus pada bidang pengemasan hingga menyiapkan, mengangkut, dan menyajikan makanan atau minuman. Penjelasannya:

  • Pengemasan umumnya diterapkan oleh pabrik berbasis kerja shift. Seperti pekerjaan manufaktur lainnya, pengemasan bisa melibatkan kerja fisik dan bekerja dengan mesin. Jika bekerja di bidang pengemasan F&B, kamu akan diminta untuk mengikuti pedoman keamanan dan sanitasi makanan yang sudah ditetapkan.
  • Bekerja dalam bidang penyiapan makanan dan minuman. Ini cocok untuk kamu yang hobi memasak, profesional bekerja sebagai chef atau koki. Beberapa restoran mungkin menginginkan koki berpengalaman yang sudah mengikuti pelatihan koki dan sebagainya, sedangkan yang lainnya hanya melihat dari kemampuan memasak saja. Jika menjadi chef adalah passion-mu, maka bidang penyiapan makanan dan minuman cocok untukmu.
  • Bidang pengiriman mencakup pengiriman bahan baku untuk restoran dan transportasi truk untuk makanan dan minuman dalam jumlah besar. Jika kamu punya kebun jeruk misalnya, selain menjual langsung ke pasar, kamu juga bisa menjalin kerja sama dengan restoran untuk mengirimkan hasil panen ke mereka. Jika tidak punya kebun sendiri, kamu bisa menyediakan jasa pengiriman saja dengan memiliki truk dan transportasi pengangkut barang lainnya.
  • Bidang penyajian harus dilakukan oleh seseorang yang memiliki keterampilan melayani pelanggan dengan baik, ingatan yang bagus untuk menerima pesanan (bisa juga dengan mencatat pesanan), hingga keterampilan aritmatika dasar untuk menangani uang tunai. 

Berbagai bidang dalam F&B di atas bisa dilakukan oleh pihak berbeda, atau bisa juga oleh satu orang yang ingin memulai usaha.

Kamu bisa mengemas, menyiapkan, membeli/mengirim bahan makanan dan minuman, hingga menyajikannya sendiri.

Memulai bisnis F&B

Jika membuka kafe atau restoran milik sendiri adalah impianmu, kamu mungkin adalah satu dari seribu atau lebih orang lainnya yang juga memiliki impian yang sama.

Mengingat kamu bersaing dengan banyak orang lain yang juga ingin sukses di industri F&B, kamu harus punya kelebihan yang ditawarkan jika ingin dilirik oleh pelanggan.

Ingat, kenyataan memulai bisnis di industri ini bisa jadi sangat kejam.

Apalagi di tengah kondisi yang tidak pasti karena pandemi seperti saat ini, ada banyak faktor yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memulai, dan lebih banyak faktor lain yang harus diantisipasi saat sudah jalan.

Di Indonesia sendiri, jumlah usaha kuliner cukup besar, mencapai 5,55 juta unit atau 67,66% dari 8,20 juta usaha ekonomi kreatif secara keseluruhan.

Selama 7 tahun terakhir, usaha ekonomi kreatif ini pertumbuhannya meningkat rata-rata 9,82%, membuat industri F&B menjadi salah satu industri yang menjanjikan di tanah air.

Masalahnya, tidak semua bisnis makanan dan minuman akan sukses. Tidak hanya karena faktor dari dalam, namun juga bisa karena faktor dari luar seperti pandemi.

Tahun 2020 lalu, pandemi COVID-19 membawa dampak buruk terhadap kelancaran bisnis bagi 60% usaha kuliner.

Hal ini menjadi gambaran bahwa setiap orang yang ingin terjun di industri ini, sama dengan industri-industri lainnya, harus siap menghadapi berbagai kemungkinan yang ada.

Persiapan membuka bisnis F&B

Setidaknya, untuk sedikit menenangkan hati untuk memulai bisnis F&B sendiri, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dengan matang. Di antaranya:

  1. Buat rencana bisnis yang solid untuk semua jenis bisnis F&B
  2. Buat kisah brand yang berkesan (contoh: Warby Parker Eyewear hadir sebagai alternatif untuk produk kacamata yang terlalu mahal)
  3. Tarik calon konsumen pada bisnis F&B yang kamu jalani dengan kampanye pemasaran
  4. Pilih lokasi yang bagus untuk tempat bisnis F&B
  5. Buat “Prosedur Operasi Standar” untuk menyederhanakan proses kerja bisnis
  6. Kumpulkan uang/keuntungan untuk mengembangkan bisnis

Keuntungan

Membuka usaha F&B di Indonesia adalah keputusan yang tepat mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar. Jumlah orang yang tertarik membeli produk dari usaha kuliner masih terbuka lebar untuk dijelajahi.

Tidak perlu membuka bisnis makanan dan minuman yang langsung besar seperti restoran bermodal miliaran. Kamu bisa mulai dengan bisnis kecil-kecilan yang menguntungkan.

Jika nanti bisnismu sudah punya pelanggan tetap dan penghasilan yang stabil dan cukup menguntungkan, kamu bisa memanfaatkan peluang waralaba.

Waralaba di sektor F&B saat ini sedang marak-maraknya, sehingga kamu bisa memanfaatkannya untuk memperluas bisnis dan meningkatkan penjualan.

Kesimpulan: F&B adalah industri yang semua jenis usahanya berfokus pada makanan dan minuman, dengan komponen inti pengolahan makanan, minuman nonalkohol, dan minuman beralkohol. Besarnya jumlah usaha kuliner dan penduduk di Indonesia membuat industri F&B menjadi pilihan peluang usaha yang cukup menguntungkan dan menjanjikan.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *